Selamat atas di terimanya siswa siswa Airline Business Career yg sesuai dg minat dan bakat masing2, Harapan kami 'Belajarlah selalu sehingga bisa dicapai Prestasi Setinggi Mungkin'
1. Andi Ridho Express Air Angktn II Makasar
2. Syamsul Alam Lion Air Angkatan I Makasar
3. Akbar Lion Air I Makasar
4. Hendra S Rahmat Tour n Travel I Makasar
5. M.Faizal Batavia III Makasar
6. Sanawati Twenty Four Tour III Makasar
7. Khaliq Batavia Air V Makasar
8. Ainun Agus Travel IV Makasar
9. Wahyudi Air Asia IV Makasar
10. Muh Afifudin Batavia Air V Makasar
11. Ulfa Dwiyanti Agus Travel V Makasar
12. Rasyidiq Siddik Air Asia V Makasar
13. Nopika Wulandari Sriwijaya air V Makasar
14. Dian Pratiwi Sriwijaya Air V Makasar
15. Desti Mulia Merpati Airlines VI Makasar
16. A.Sri Wahyuni Merpati Airlines VI Makasar
17. Putri Risnawati PT Jasa Angkasa VI Makasar
18. Kiki Amalia Garuda Indonesia VI Makasar
19. Hariman Rahman Gapura Angkasa VI Makasar
20. Ina PTM I Palembang
21. Ramasiska Gapura Angkasa I Palembang
22. Sadjili Gapura Angkasa I Palembang
23. Asih Grand Wijaya Travel I Palembang
24. Lilis Gapura Smart I Palembang
25. Sherly Margareta Gapura Smart II Palembang
26. Mimin Srikandi Travel II Palembang
27. Fitri Salsabila Travel III Palembang
28. M Nur Akbar Lion Air VIII Makasar
29. Fatmawati Madani Travel III Makasar
30. Nurhayati Madani Travel III Makasar
31. Muh. Okinawan Citylink Garuda IX Makasar
32. Gerzileen Citylink Garuda IX Makasar
33. Novita Yanti Asia Holiday IX Makasar
34. Sania Levika Asia Holiday IX Makasar
35. Novi Pramugari Lion Air IX Makasar
36. M Nur Akbar Lion Air II Makasar
37. Merdekawati Citylink Garuda IX Makasar
38. Nur Harianti Lion air III Makasar
39. Irma Nurjayanti Gapura Angkasa VI Makasar
40. Amirullah Gapura Angkasa VI Makasar
41. Herlina Wahab Madani Tour VI Makasar
42. Usfia Usman Sriwijaya Air II Makasar
43. Aprilliawan Sriwijaya Air II Makasar
44. Anugrah Tri Sriwijaya Air II Makasar
45. Muh Ilham Gapura Angkasa IX Makasar
46. Abdul Syahid Sriwijaya Air IX Makasar
47. Asmawati Cargo Bandara IX Makasar
48. Darliana Darwis Merpati Airlines IX Makasar
49. Kartika Sari Merpati Airlines X Makasar
50. Yeyen Merpati Airlines X Makasar
51. Nur Isra Garuda Indonesia X Makasar
52. Hasbina Air Asia III Makasar
53. Hasni Air Asia III Makasar
54. Zulfiadi Garuda Indonesia X Makasar
55. Besse Sri Ekpress Air III Makasar
56. Linda Yunita Lion Air III Makasar
57. Muh Anang Ekspress Air III Makasar
58. Rendy Glavadri Merpati III Makasar
59. Arnold Merpati III Makasar
60. Arlin Gapura Angkasa X Makasar
61. Muhammad Rizal Acc.Garuda II Makasar
62. Andi Darnawati Merpati, cengkareng III Makasar
63. Herianti Trigana IV Makasar
64. Chaerunisa Merpati IV Makasar
65. Indra Rukmana Merpati IV Makasar
66. Megga Ass.Pelangi Bandara I Makasar
67. Olivina Lion Air I Makasar
68. Annas Arifin Daud Batavia Air I Makasar
69. Anugrah Sriwijaya I Makasar
70. Usfia Usman Sriwijaya I Makasar.
71. Randy Glavadry Merpati II Makasar
72. Jhon Arnold Merpati II Makasar
73. Muh. Anangsyah Express II Makasar
74. Dwi Noer Varyanti Pramugari Lion Air III Makasar
75. Linda Yunitasari Acc.Lion Air III Makasar
76. Sahrullah Batavia III Makasar
77. Sardiana Merpati VIII Makasar
78. Muh Ilham Garuda VIII Makasar
79. dll
WoW memang lulusan Airline Business Career
memang Berkualitas....
Buktinya....banyak diserap di dunia kerja....
Wednesday, June 10, 2009
Saturday, March 15, 2008
ADAM AIR INDONESIA BANGKRUPT, EAGLE AIR RISE .
Adam Air Indonesia bangkrupt, because one of the owner Harry Tanoesoedibyo 51 % run off management, Adam Air.
CEO Adam Air Adam Aditya Suherman brother of Agung Laksono cieff of DPR Republik Indonesia , said " Condition of Adam Air is big trouble, very difficult, so if it bangkrupt , he want Harry T , paid the employee".
Now, Adam air only 10 airline totally from 23 airline, because the lessor take 13 airline, because about the payment problem"
Flight frequency from 68 flight per day drop 35-40 per day. Flight of Jakarta-Makasar
is stopped, etc.
Many passanger at Makassar, Palembang, Medan , Surabaya etc doubt with condition, because price of ticket increase of flight 100-200 %.
Normal condition the price only Rp 500.000 - Rp 600.000,- by Lion Air, Makasar-Jakarta , but now Rp 1.000.000,- - Rp 1.600.000,- . The condition gain with 20-21 march are off day.
The Big Opportunity, Hary Tanoesoedibyo , may have the new AIRLINE is EAGLE AIR.
WE WAIT THE NEWEST AIRLINE IN INDONESIA, EAGLE AIR, WITH GOOD MANAGEMENT.
GOOD BYE ADAM AIR, THE CORUPT, OR MISS MANAGEMENT. GOOD BYE ADITYA ADAM SUHERMAN , AGUNG LAKSONO, MANAGEMENT.
CEO Adam Air Adam Aditya Suherman brother of Agung Laksono cieff of DPR Republik Indonesia , said " Condition of Adam Air is big trouble, very difficult, so if it bangkrupt , he want Harry T , paid the employee".
Now, Adam air only 10 airline totally from 23 airline, because the lessor take 13 airline, because about the payment problem"
Flight frequency from 68 flight per day drop 35-40 per day. Flight of Jakarta-Makasar
is stopped, etc.
Many passanger at Makassar, Palembang, Medan , Surabaya etc doubt with condition, because price of ticket increase of flight 100-200 %.
Normal condition the price only Rp 500.000 - Rp 600.000,- by Lion Air, Makasar-Jakarta , but now Rp 1.000.000,- - Rp 1.600.000,- . The condition gain with 20-21 march are off day.
The Big Opportunity, Hary Tanoesoedibyo , may have the new AIRLINE is EAGLE AIR.
WE WAIT THE NEWEST AIRLINE IN INDONESIA, EAGLE AIR, WITH GOOD MANAGEMENT.
GOOD BYE ADAM AIR, THE CORUPT, OR MISS MANAGEMENT. GOOD BYE ADITYA ADAM SUHERMAN , AGUNG LAKSONO, MANAGEMENT.
Wednesday, March 12, 2008
Linus Airways , Indonesia
A new Indonesian domestic carrier, Linus Airways should be starting operations in April 1st. The following article says they will use a 727-200, and I can confirm there is a 737-200 on it's way which should arrive on March 31st, ex Southwest N95SW, painted in an attractive, bright green thumbsup color scheme.
Here is an article, maybe someone could translante the most important parts into english:
http://cybertravel.cbn.net.id/detil.asp?kategori=News&newsno=1515
Jakarta - Lintas Nusantara Airways (Linus), satu operator baru, akan menerbangi tiga rute penerbangan yakni Jakarta-Tanjung Pandan, Jakarta-Palembang dan Jakarta-Medan-Banda Aceh mulai 1 April 2005.
Presiden Direktur Linus Airways J. Indra mengatakan ketiga rute baru tersebut akan dilayani setiap hari dengan menggunakan satu unit Boeing 727-200 berkapasitas 122 kursi.
"Meski persaingan sesama operator kini sangat ketat, kami optimistis bisa ikut memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami akan mulai terbang perdana pada 1 April," katanya didampingi Direktur Niaga Linus Harry Priyono kepada Bisnis Senin.
Dia menjelaskan pada pekan kedua April diharapkan satu pesawat lagi akan tiba di Indonesia memperkuat armada perusahaan baru tersebut.
"Armada kedua yang akan tiba pada minggu kedua April itu akan dipakai untuk melayani rute lain, karena untuk tiga rute pertama cukup dilayani satu pesawat saja."
Rute lainnya yang segera diterbangi Linus adalah Jakarta-Batam, Batam-Pekanbaru dan Pekanbaru-Medan.
Menurut Harry, pada ke enam rute yang akan diterbangi Linus ini sudah ada lebih dahulu operator lain dengan berbagai kelebihan terutama dengan konsep tarif murah.
"Kami tidak akan menjadikan tarif murah sebagai kekuatan kami, tetapi loyalitas pelanggan yang selama ini sudah kami layani dalam penerbangan carteran."
Indra menjelaskan kedua Boeing 737-200 yang akan digunakan Linus disewa dari perusahaan leasing Air Smith Amerika Serikat dengan pola dry lease (tanpa menggunakan kru). Pesawat yang disewa ini bekas dipakai perusahaan penerbangan South West.
Dia menjelaskan Linus sengaja mulai terbang pada masa low season, sehingga bisa lebih berbenah dan mempelajari pasar dan pada saat penumpang padat perusahaannya sudah dikenal oleh pelanggannya.
Sebelumnya dalam kesempatan terpisah Direktur Angkutan Udara Dephub Santoso Eddy Wibowo membenarkan dua maskapai penerbangan baru yakni Linus Airways dan TransAsia akan ikut meramaikan persaingan industri penerbangan dalam negeri.
Eddy mengatakan kedua maskapai itu saat ini telah selesai mengurus Surat Izin Usaha Penerbangan (SIUP). Namun kendati proses SIUP suduah selesai kedua maskapai itu masih proses pengurusan Air Operation Certificate (AOC).
Dengan hadirnya kedua maskapai itu nantinya, maka jumlah perusahaan penerbangan berjadual di Indonesia akan mencapai 24 maskapai setelah sebelumnya tercatat 22 perusahaan penerbangan berjadual yang beroperasi di Tanah Air.
"Keduanya, Linus Airlines dan TransAsia sudah mengurus SIUP, dan saat ini masih menunggu proses AOC," ujar Eddy.
Hingga saat ini Dephub masih memproses beberapa airlines yang sudah mengajukan proposal perizinan usahanya. Namun beberapa di antaranya masih harus menjalani beberapa tahapan seperti AOC sehingga belum bisa dipastikan kapan maskapai itu akan beroperasi. (en)
Here is an article, maybe someone could translante the most important parts into english:
http://cybertravel.cbn.net.id/detil.asp?kategori=News&newsno=1515
Jakarta - Lintas Nusantara Airways (Linus), satu operator baru, akan menerbangi tiga rute penerbangan yakni Jakarta-Tanjung Pandan, Jakarta-Palembang dan Jakarta-Medan-Banda Aceh mulai 1 April 2005.
Presiden Direktur Linus Airways J. Indra mengatakan ketiga rute baru tersebut akan dilayani setiap hari dengan menggunakan satu unit Boeing 727-200 berkapasitas 122 kursi.
"Meski persaingan sesama operator kini sangat ketat, kami optimistis bisa ikut memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami akan mulai terbang perdana pada 1 April," katanya didampingi Direktur Niaga Linus Harry Priyono kepada Bisnis Senin.
Dia menjelaskan pada pekan kedua April diharapkan satu pesawat lagi akan tiba di Indonesia memperkuat armada perusahaan baru tersebut.
"Armada kedua yang akan tiba pada minggu kedua April itu akan dipakai untuk melayani rute lain, karena untuk tiga rute pertama cukup dilayani satu pesawat saja."
Rute lainnya yang segera diterbangi Linus adalah Jakarta-Batam, Batam-Pekanbaru dan Pekanbaru-Medan.
Menurut Harry, pada ke enam rute yang akan diterbangi Linus ini sudah ada lebih dahulu operator lain dengan berbagai kelebihan terutama dengan konsep tarif murah.
"Kami tidak akan menjadikan tarif murah sebagai kekuatan kami, tetapi loyalitas pelanggan yang selama ini sudah kami layani dalam penerbangan carteran."
Indra menjelaskan kedua Boeing 737-200 yang akan digunakan Linus disewa dari perusahaan leasing Air Smith Amerika Serikat dengan pola dry lease (tanpa menggunakan kru). Pesawat yang disewa ini bekas dipakai perusahaan penerbangan South West.
Dia menjelaskan Linus sengaja mulai terbang pada masa low season, sehingga bisa lebih berbenah dan mempelajari pasar dan pada saat penumpang padat perusahaannya sudah dikenal oleh pelanggannya.
Sebelumnya dalam kesempatan terpisah Direktur Angkutan Udara Dephub Santoso Eddy Wibowo membenarkan dua maskapai penerbangan baru yakni Linus Airways dan TransAsia akan ikut meramaikan persaingan industri penerbangan dalam negeri.
Eddy mengatakan kedua maskapai itu saat ini telah selesai mengurus Surat Izin Usaha Penerbangan (SIUP). Namun kendati proses SIUP suduah selesai kedua maskapai itu masih proses pengurusan Air Operation Certificate (AOC).
Dengan hadirnya kedua maskapai itu nantinya, maka jumlah perusahaan penerbangan berjadual di Indonesia akan mencapai 24 maskapai setelah sebelumnya tercatat 22 perusahaan penerbangan berjadual yang beroperasi di Tanah Air.
"Keduanya, Linus Airlines dan TransAsia sudah mengurus SIUP, dan saat ini masih menunggu proses AOC," ujar Eddy.
Hingga saat ini Dephub masih memproses beberapa airlines yang sudah mengajukan proposal perizinan usahanya. Namun beberapa di antaranya masih harus menjalani beberapa tahapan seperti AOC sehingga belum bisa dipastikan kapan maskapai itu akan beroperasi. (en)
Bandara Baru di Ujung Pandang Akan di resmikan bulan Juni 2008
Bandara International Hasanudin yang baru di targetkan akan beroperasi bulan juni 2008, Pejabat Gubernur Sulsel Ahmad Tanribali Lamo mengatakan saat berkunjung di bandara ini
" Semua harus di uji coba dahulu mulai dari kelistrikan , pengeras suara, dan peralatan teknis lainnya",
Tanri diterima General Manager PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Hasanudin Max Saliwir dan salah satu pimpinan proyek.
Jika target perampungan proyek ini tidak mulur maka hampir dipastikan pada bulan Juni bandara ini sudah diresmikian.
Prospek Airline Business di Indonesia memang sangat menggiurkan.
Bandar Udara yang masih relatif baru :
1. Juanda Airport, Surabaya.
2. Sultan mahmud badarudin II, Palembang.
3. Hasanudin II, Makasar or Ujung Pandang.
4. Polonia Airport, Medan.
5. Hang Nadim Airport, Batam
6. Kajang Airport, Pangkal Pinang, Bintan
7. Sepinggan, Balikpapan.
8. Patimura, Ambon.
9. ........, Manokwari, Irian Jaya.
10. etc
Are you airport investor? Looking for the green Khatulistiwa Indonesia Island, Kalimantan Island, Sulawesi Island, Sumatera Island, Jawa Island, Irian/Papua Island, Batam Island, Ambon Island, etc. More N More good prospect!!!!
" Semua harus di uji coba dahulu mulai dari kelistrikan , pengeras suara, dan peralatan teknis lainnya",
Tanri diterima General Manager PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Hasanudin Max Saliwir dan salah satu pimpinan proyek.
Jika target perampungan proyek ini tidak mulur maka hampir dipastikan pada bulan Juni bandara ini sudah diresmikian.
Prospek Airline Business di Indonesia memang sangat menggiurkan.
Bandar Udara yang masih relatif baru :
1. Juanda Airport, Surabaya.
2. Sultan mahmud badarudin II, Palembang.
3. Hasanudin II, Makasar or Ujung Pandang.
4. Polonia Airport, Medan.
5. Hang Nadim Airport, Batam
6. Kajang Airport, Pangkal Pinang, Bintan
7. Sepinggan, Balikpapan.
8. Patimura, Ambon.
9. ........, Manokwari, Irian Jaya.
10. etc
Are you airport investor? Looking for the green Khatulistiwa Indonesia Island, Kalimantan Island, Sulawesi Island, Sumatera Island, Jawa Island, Irian/Papua Island, Batam Island, Ambon Island, etc. More N More good prospect!!!!
MenHub Ancam Cabut Ijin Adam Air
Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal masih memberi kesempatan kepada manajemen Adam Air untuk memeperbaiki kinerja keselamatan penumpang, menyusul insiden serius di Bandara Hang Nadim Batam senin, 10/3/2008.
Bila tidak ada peraabaikan maka air operator sertificate (AOC/ijin operasi) Adam Air akan dicabut. Jika dalam waktu itu tingkat keselamatan penumpang terus terancam maka posisinya kan diturunkan dari kategori II menjadi kategori III, dan biasanya disertai pencabutan ijin operasi. Direktur Komunikasi Adam Air Danke Drajat mengungkapkan " Ada sejumlah manual yang harus kami penuhi sehingga menjadi maskapai yang layak di kategori I."
Adam Air Record :
1. 11 February 2006 : Boeing 737 mendarat darurat di Tambolaka NTT, Pilot kehilangan arah dari Surabaya ke Makasar.
2. Juni 2006 : Boeing 737 200 mendarat darurat di Bandara International Sultan Mahmud Badarudin II Palembang akibat pecahnya kaca depan.
3. 6 Juli 2006 : Boeing 737 Jakarta Solo KIO160 pecah ban di Adisumarmo Solo.
4. November 2006 : Boeing 737 400 Jakarta Medan mengalami pecah ban sebelah kanan saat mendarat di Polonia.
5. Januari 2007 : Boeing 737-300 (K574) Jakarta Menado via Surabaya hilang di Selat Mandar 112 hilang samapi sekarang.
6. 21 Februari 2007 : Penerbangan KI 172 Jakarta Surabaya mendarat darurat di Bandara Juanda Surabaya.
Don't Be Adam Air Passanger.
Bila tidak ada peraabaikan maka air operator sertificate (AOC/ijin operasi) Adam Air akan dicabut. Jika dalam waktu itu tingkat keselamatan penumpang terus terancam maka posisinya kan diturunkan dari kategori II menjadi kategori III, dan biasanya disertai pencabutan ijin operasi. Direktur Komunikasi Adam Air Danke Drajat mengungkapkan " Ada sejumlah manual yang harus kami penuhi sehingga menjadi maskapai yang layak di kategori I."
Adam Air Record :
1. 11 February 2006 : Boeing 737 mendarat darurat di Tambolaka NTT, Pilot kehilangan arah dari Surabaya ke Makasar.
2. Juni 2006 : Boeing 737 200 mendarat darurat di Bandara International Sultan Mahmud Badarudin II Palembang akibat pecahnya kaca depan.
3. 6 Juli 2006 : Boeing 737 Jakarta Solo KIO160 pecah ban di Adisumarmo Solo.
4. November 2006 : Boeing 737 400 Jakarta Medan mengalami pecah ban sebelah kanan saat mendarat di Polonia.
5. Januari 2007 : Boeing 737-300 (K574) Jakarta Menado via Surabaya hilang di Selat Mandar 112 hilang samapi sekarang.
6. 21 Februari 2007 : Penerbangan KI 172 Jakarta Surabaya mendarat darurat di Bandara Juanda Surabaya.
Don't Be Adam Air Passanger.
Subscribe to:
Posts (Atom)